Manusia dan Cinta
Kasih, Manusia dan Kebudayaan
Cinta kasih
Cinta adalah rasa
sangat suka (kepada) atau rasa sayang (kepada). Atau rasa sangat kasih, sangat
tertarik sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada ataupun
menaruh belas kasihan. Jadi antara cinta dan kasih hampir bersamaan
Jadi cinta kasih dapat
memperkuat rasa cinta (kepada) seorang
yg lebih mendalam. 3 unsur cinta adalah keterikatan, keintiman, dan
kemesraan. Jadi manusia dan cinta kasih itu tidak dapat terpisah, tanpa adanya
cinta kasih manusia tidak dapat merasakan perasaan keterikatan, kemesraan antar
makhluk ciptaan Tuhan.
Manusia yang memiliki
cinta kasih adalah manusia yang beruntung, karena dengan cinta kasih manusia
dapat bahagia, bersedih, atau menderita. Hukum keterikatan cinta kasih antar
manusia menjadikan manusia itu berpasang-pasangan, setiap individu akan
memiliki pasangan dan cinta kasihnya, untuk dapat mengetahuinya, kenali diri
anda siapa dan adanya rasa suka terhadap lawan jenis, cinta kasih akan muncul
dengan seiring ketertarikan antar individu dan nantinya akan menjadi cinta yang
suci.
Manusia &
Kebudayaan
Secara sederhana
hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan.
Dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia. Tetapi apakah
sesederhana itu hubungan keduanya? Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan
dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya adalah bahwa walaupun keduanya berbeda
tapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan. Dan
setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar
sesuai dengannya. Tampak bahwa keduanya akhirnya merupakan satu kesatuan.
Contoh : Setiap
Pernikahan di berbagai penjuru nusantara memiliki Adat yang berbeda-beda, atau
bahkan adanya perkawinan antar suku atau budaya atau adat yang berbeda maka
kebudayaan bisa dijadikan alat pemersatu budaya nusantara.