Selasa, 20 Maret 2012

MANUSIA DAN CINTA KASIH, MANUSIA DAN KEBUDAYAAN


Manusia dan Cinta Kasih, Manusia dan Kebudayaan
Cinta kasih
Cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau rasa sayang (kepada). Atau rasa sangat kasih, sangat tertarik sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada ataupun menaruh belas kasihan. Jadi antara cinta dan kasih hampir bersamaan
Jadi cinta kasih dapat memperkuat rasa cinta (kepada) seorang  yg lebih mendalam. 3 unsur cinta adalah keterikatan, keintiman, dan kemesraan. Jadi manusia dan cinta kasih itu tidak dapat terpisah, tanpa adanya cinta kasih manusia tidak dapat merasakan perasaan keterikatan, kemesraan antar makhluk ciptaan Tuhan.
Manusia yang memiliki cinta kasih adalah manusia yang beruntung, karena dengan cinta kasih manusia dapat bahagia, bersedih, atau menderita. Hukum keterikatan cinta kasih antar manusia menjadikan manusia itu berpasang-pasangan, setiap individu akan memiliki pasangan dan cinta kasihnya, untuk dapat mengetahuinya, kenali diri anda siapa dan adanya rasa suka terhadap lawan jenis, cinta kasih akan muncul dengan seiring ketertarikan antar individu dan nantinya akan menjadi cinta yang suci.

Manusia & Kebudayaan
Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan. Dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia. Tetapi apakah sesederhana itu hubungan keduanya? Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya adalah bahwa walaupun keduanya berbeda tapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan. Dan setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dengannya. Tampak bahwa keduanya akhirnya merupakan satu kesatuan.
Contoh : Setiap Pernikahan di berbagai penjuru nusantara memiliki Adat yang berbeda-beda, atau bahkan adanya perkawinan antar suku atau budaya atau adat yang berbeda maka kebudayaan bisa dijadikan alat pemersatu budaya nusantara.